Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Buddha atau Mesias Yang Kita Nantikan Hadir di Sini Sekarang, Bagian 7 dari 8

Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Jika Anda belum menjadi Guru, jika Anda belum tahu bahwa Anda adalah seorang Buddha, Anda tidak dapat mengatakan bahwa Anda adalah seorang Buddha. Karena itu karma yang sangat buruk. [...] Itu adalah kejahatan terburuk yang dapat Anda lakukan menurut Hukum Spiritual Universal. Itulah sebabnya Anda tidak boleh menyatakan diri Anda sebagai Guru ketika Anda bukan. Buddha berkata Anda akan dihukum di neraka tanpa henti jika melakukan dosa seperti itu. Karena Anda tidak tahu apa-apa. [...] Dan Anda membuat para pengikut Anda berpikir bahwa Anda hebat. Lalu bertindak seolah-olah Anda merendahkan status semua Buddha, seperti membandingkan status Mereka yang tinggi dan suci, dengan status Anda yang rendah dan kerasukan iblis. Anda mengerti sekarang? Jadi jangan lakukan itu.

Jika Anda seorang Bodhisatwa, Bodhisatwa sejati, Anda akan tahu. Jika Anda tidak tahu apa-apa tentang dunia spiritual batin yang sesungguhnya, maka Anda bukan. Jadi, jangan menipu orang-orang yang rentan demi motif jahat Anda yang rendah! Bodhisatwa Quan Yin, Dia tahu. Dia memberi tahu Sang Buddha apa yang Dia miliki, apa yang Dia latih – Metode Quan Yin, metode pendengaran-di dalam, metode pengajaran batin. Itulah sebabnya Dia dapat mendengar di mana-mana, dan membantu semua makhluk hidup yang memohon bantuan-Nya. Dia memberi tahu Buddha dan sangha-Nya Kebenaran tentang Status spiritual, status Sejati-Nya. Ya, terkadang Bodhisatwa Quan Yin muncul dalam wujud wanita, dan terkadang dalam wujud pria, jadi Anda bisa panggil Dia sebagai “Him” atau “Her”, tidak masalah. Kita tidak benar-benar memiliki organ seksual secara fisik di dalam jiwa untuk mengatakan, “Saya laki-laki” atau “Saya perempuan”.

Di kehidupan terakhir, kehidupan terakhir sebelum kehidupan ini, saya adalah seorang pria di India. Saya adalah Baba Sawan Singh Ji Maharaj. Kini saya beri tahu Anda yang sebenarnya. Saya tidak takut lagi untuk mengatakan yang sebenarnya. Dahulu saya lebih tertutup. Saya tidak memberi tahu Anda semua ini secara

Dan sekarang saya akan beri tahu Anda dua hal hari ini. Kehidupan sebelum ini, saya adalah Baba Sawan Singh Ji Maharaj. Dan di kehidupan ini – maksud saya Diri sejati saya – Buddha Agung sejati telah datang kali ini untuk suatu tujuan khusus. Saya mengorbankan segalanya, banyak hal, setiap hari. Setiap hari saya mengalami masalah; saya merasakan sakit; saya mengalami isu-isu yang tidak menyenangkan. Tapi saya bisa menghadapi semua itu. Saya bisa menghadapi semua itu. pribadi, karena saya ingin pekerjaan saya di Bumi bertahan lebih lama, sedikit lebih aman, demi Anda semua. Saya tidak meminta Anda mengasihani saya. Tidak, tidak. Jika bisa membantu siapa pun, saya bersedia. Hanya saja, Anda harus tahu yang sebenarnya sekarang, kalau-kalau… Saya masih dalam pemulihan, tapi saya tak yakin apa bisa bertahan lama secara fisik. Jadi saya beri tahu Anda dua hal, karena saya tidak takut lagi. Tidak banyak lagi yang bisa dilakukan siapa pun kepada saya sekarang.

Dengan Rahmat Tuhan, saya bisa menolong siapa saja. Saya bisa membebaskan siapa pun yang memercayai saya, percaya pada saya. Tetapi mereka harus lebih berwelas asih, untuk diri mereka sendiri juga – untuk menjadi manusia yang bermartabat. Tak hanya mengandalkan bantuan saya. Tuhan menolong mereka yang menolong diri mereka sendiri. Begitulah adanya. Anda harus menolong diri Anda sendiri. Anda adalah para Buddha – Buddha masa depan, maksud saya sedang menuju Kebuddhaan. Anda adalah anak-anak Tuhan. Jadilah layak untuk itu. Itu saja. Jadilah bermartabat. Jadilah baik untuk diri Anda sendiri dan yang lainnya. Dan setiap hari, bersyukurlah pada Tuhan, kepada semua Para Suci dan Para Bijak yang telah berkorban semaksimal mungkin demi Anda. Dan itulah sebabnya tidak heran semua pengikut Guru sejati benar-benar menyembah Mereka dan benar-benar bersyukur kepada Mereka. Karena mereka sudah mengalami keagungan dari Kuasa dan Berkah Guru itu.

Tentunya, Anda adalah murid-murid saya; Anda adalah yang terbaik. Anda adalah yang paling kuat di planet ini. Dan Anda sudah tahu itu. Tidak semua orang, tidak peduli berapa lama mereka berlatih, memiliki pengalaman-pengalaman yang Anda miliki di dalam – pengalaman di dalam dari dunia batin, bertemu Tuhan, bertemu Tuhan Yesus, bertemu Buddha di Tanah Suci Mereka sendiri. Tidak semua orang di planet ini memiliki hal itu. Mereka mungkin memiliki level yang lebih rendah, seperti Level Astral – level itu sudah sangat indah sehingga tidak ada yang ingin meninggalkannya dan kembali ke dunia yang bergejolak dan, maaf, dunia yang tidak terlalu bersih di alam fisik ini. Tapi kalian, yang saya sebut sebagai murid-murid saya, Anda hebat. Anda luar biasa; Anda kuat. Tidak ada yang bisa melakukan apa yang Anda lakukan.

Tidak berarti Anda semua seperti itu. Periksalah diri Anda sendiri, dan Anda akan tahu apakah Anda termasuk orang yang baik, sedang, atau lebih rendah. Atau bahkan lebih buruk dari yang rendah – beberapa dari kalian masih dirasuki oleh konsep iblis. Karenanya, Anda membiarkan setan menggunakan Anda untuk keuntungan egois Anda. Dan itu hal yang menyedihkan, karena saya tak bisa membantu Anda. Karena Anda melakukan hal yang berlawanan dengan ajaran-ajaran saya. Anda telah menjadi murid-murid saya untuk waktu yang lama – beberapa di antara orang-orang itu – dan saya tak pernah meminta sepeser pun dari kalian, atau apa pun. Jadi bagaimana kalian bisa melakukan itu kepada orang lain?

Semua yang saya sebut biksu, bahkan jika saya mengirim mereka dalam daftar untuk pergi memberikan inisiasi kepada orang lain, sayalah yang membiayai mereka. Saya membayari tiket pesawat, taksi, bahkan bensin, jika ada saudara atau saudari Anda yang mengantar mereka (dengan mobil) ke tempat inisiasi. Kami tak pernah mengambil apa pun dari Anda. Jadi mengapa, jika Anda bilang bahwa Anda mengikuti saya, Anda meniru saya, melakukan hal serupa, tapi Anda mengambil uang? Itu tidak baik. Anda harus tahu bahwa itu adalah karma yang sangat buruk bagi Anda. Uang orang lain, itu mereka dapatkan dengan keringat dan air mata. Mereka punya keluarga yang harus diurus. Mereka harus membayar pajak pemerintah. Mereka punya mobil yang harus diperbaiki. Mereka punya anak-anak yang harus diurus, yang tidak selalu sehat dan bugar. Mereka punya orang tua yang harus diurus. Mereka juga punya saudara yang harus dikhawatirkan. Mereka juga punya banyak hal lain yang harus dilakukan. Uang mereka adalah keringat dan air mata mereka. Itulah mengapa saya berbisnis: untuk mengurus para biksu saya, dan untuk semua pengeluaran saya.

Saat ini, pengeluaran saya sangat sedikit karena saya makan satu kali sehari. Atau sesekali mungkin sedikit sup (vegan) atau sesuatu yang sederhana. Tapi kebanyakan seperti itu. Satu kali sehari, Anda sudah merasa kenyang, sudah cukup. Dan jika di malam hari Anda merasa sedikit lapar, Anda cukup minum air – air hangat atau air dingin tergantung pada iklim, atau tergantung pada keinginan Anda – maka Anda baik-baik saja. Itu hanya sepintas; Anda mungkin merasa lapar selama beberapa detik, lalu Anda sibuk, Anda melakukan hal lain – Anda bermeditasi, Anda bersujud pada Tuhan, para Buddha, dan para Guru untuk bersyukur kepada Mereka, maka Anda tidak merasa lapar lagi – itu hanya ilusi, sungguh.

Mengenai sup (vegan), jika Anda ingin menirunya seperti banyak makanan lain, itu sangat mudah belakangan ini. Anda bahkan tidak perlu memasak. Ada beberapa seperti kaldu kubus atau kaldu bubuk (vegan). Anda tinggal masukkan ke dalam cangkir dan masukkan beberapa daun selada ke dalamnya dan menuangkan air panas dan selesai. Anda bisa langsung meminumnya. Atau ada beberapa bahan kering, bubuk kering (vegan) – sup yang sangat encer dan sangat sederhana. Jika kadang-kadang Anda benar-benar punya masalah perut, karena kadang-kadang ketika Anda tidak makan banyak selama beberapa hari ketika Anda merasa tidak enak badan, atau Anda terlalu stres, Anda tidak ingin makan apa pun, jadi Anda makan sangat sedikit. Dan mungkin di sore hari Anda merasakan sedikit masalah perut seperti kembung dan perut Anda sakit, maka Anda lebih baik minum sesuatu, entah air putih atau sup (vegan) sederhana semacam ini. Saya jarang memakainya. Saya belum menghabiskannya sampai sekarang. Tetapi jika Anda mau, Anda bisa. Saya hanya menyiapkan beberapa paket kecil (vegan) ini untuk berjaga-jaga kalau-kalau saya butuh, tetapi saya tidak membutuhkannya. Anda menyiapkan makanan kering jika Anda tidak ingin terus membeli. Sangatlah mudah untuk mengurus diri sendiri. Jika Anda ingin meniru, tetapi saya tidak merekomendasikan apa pun.

Dan mengenai pakaian yang saya kenakan, saya tidak lagi mengenakan jubah biksu, ataupun jubah imam, meskipun saya juga pernah bergabung dengan beberapa ordo biksu: Hindu, Buddha, dan juga Kristen. Saya punya semacam sertifikat misionaris. Seperti, saya telah disertifikasi sebagai misionaris. Tetapi saya tidak mengenakan salah satu dari mereka karena saya tidak ingin memilih satu agama dan menyatakannya sebagai satu-satunya, yang terbaik, dan yang lainnya lebih rendah. Itulah mengapa saya tidak ingin (memakai jubah). Seperti yang dikatakan beberapa orang sebelumnya bahwa saya ingin mengambil murid-murid mereka, para pengikut mereka, dengan mengenakan jubah yang sama!

Juga, saya tidak ingin orang-orang terus membungkuk kepada saya, bersujud kepada saya, dan memberikan sumbangan kepada saya karena saya seorang biksu. Jadi, itu juga salah satu alasan mengapa saya menghasilkan uang untuk diri saya sendiri. Karena saya merasa umat manusia sudah cukup menderita dengan mencari nafkah sendiri. Mengapa saya harus menambah beban mereka?

Kelompok kerja saya memiliki banyak orang. Saya harus mengurus mereka. Itulah awal mula mengapa kami berbisnis. Karena sebelumnya saya tidak punya rumah dan ada begitu banyak orang yang mengikuti saya sebagai biksu dan mereka tinggal di mana saja – di semak-semak, berkemah di ladang atau di tepi sungai. Itu semua tidak baik bagi mereka. Mereka masih muda, jadi saya berpikir bahwa saya harus mengurus mereka dengan lebih baik. Jadi kami berbisnis, dan sejak saat itu bisnis itu terus berlanjut.

Dan berkat Rahmat Tuhan dan semua Berkah Buddha, kami juga bisa berbisnis, sehingga kami bisa menghidupi diri kami sendiri; dan apa pun kelebihannya, kami bisa membantu mereka yang berada dalam situasi yang mengerikan, seperti korban perang atau bencana. Saya bersyukur atas semua Bantuan dan Kemurahan Hati dari Surga dengan Rahmat Tuhan sehingga saya bisa mengurus diri saya dan tim saya: orang-orang saya, murid penetap saya yang tersisa – para biksu dan biksuni yang masih ada.

Unduh Foto   

Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Prompt
OK
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android